Blogger Themes

News Update :

Moto GP News

Basketball News

Formula 1 News

Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara. Tampilkan semua postingan

10 Cara untuk menjadi Pintar

Sabtu, 09 Juli 2011

http://1.bp.blogspot.com/_rVZNL-hOzBc/TVI79T1y69I/AAAAAAAAACM/aF4jwwSk_8g/s1600/SmartBrain2020.jpg 

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.



1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.

8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

Sumber : kaskus.us

Cara kerja alat pendeteksi kebohongan

Alat Pendeteksi Kebohongan adalah alat yang digunakan untuk mengukur kebohongan melalui tingkat emosi seseorang. Kebohongan seseorang dapat terdeteksi melalui tingkat emosinya yang terlihat melalui pengukuran pada laju pernafasan, tekanan darah, frekuensi denyut nadi dan respon pada kulit. Di China, dahulu terdapat sebuah metode sederhana untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak. Seorang yang di tes kebohongannya dipaksa untuk mengunyah tepung beras dan memuntahkannya. Bila tepung beras keluar dalam keadaan kering, maka orang tersebut dianggap berbohong. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa orang-orang yang berkata jujur dan bohong memiliki respon fisiologis yang berbeda. Penurunan produksi air liur diinterpretasikan sebagai hasil dari ketakutan karena berbohong.


Sejarah Penemuan Alat Pendeteksi Kebohongan

Penemuan alat pendeteksi kebohongan berawal dari Amerika Serikat. Alat pendeteksi kebohongan juga dikenal dengan nama mesin polygraph. Mesin polygraph ditemukan pertama kali oleh James Mackenzie pada tahun 1902. Mesin polygraph adalah suatu instrumen yang secara bersamaan mencatat perubahan proses fisiologis seperti detak jantung dan tekanan darah.

Pada tahun 1921, John Larson menciptakan alat pendeteksi kebohongan yang lebih modern. John Larson meneliti berbagai instrumen yang tersedia serta metodologinya, Larson lantas memilih sphygmomanometer erlanger. Sphygmomanometer erlanger ialah alat untuk mengukur tekanan darah yang bekerja secara manual saat memompa dan mengurangi tekanan darah pada manset, seperti alat pengukur tekanan darah dalam medis. Sphygmomanometer erlanger dapat diubah untuk menghasilkan rekaman permanen dari tekanan darah dengan cara menggunakan kymograph. Kymograph ialah alat untuk mencatat atau melukiskan variasi tekanan atau gerakan, misalnya gerak gelombang denyut nadi dan tekanan darah.

Pada tahun 1924 Leonarde Keeler membuat instrumen alat pendeteksi kebohongan yang disebut dengan Emotograph. Emotograph adalah cara penanda yang secara otomatis menangkap data dan informasi yang memiliki sensor pada tubuh untuk mengukur denyut nadi, kulit, suhu dan konduktivitas listrik. Leonarde menggunakan papan tempat pemotong roti sebagai dasar untuk instrumen dan yang dikenal sebagai polygraph papan pemotong roti. Instrument Leonarde Keeler tersebut diberikan kepada John Larson untuk digunakan di kepolisian Berkeley.

Hasil penemuan Leonarde Keeler tersebut dimodifikasi oleh Chester W. Darrow dari Institute for Juvenile Research membuat modifikasi yang bernama Cardio Pneumo Psikografi, dengan menambahkan sebuah galvanometer. Galvanometer adalah alat pengukur kuat arus yang sangat lemah untuk menentukan keberadaan arah dan kekuatan dari sebuah arus listrik dalam sebuah konduktor.

Macam Macam Sensor Pada Alat Pendeteksi Kebohongan

Sensor Laju Pernapasan


Berwujud tabung karet yang berisi udara dan diikatkan mengelilingi area perut atau dada. Ketika dada atau otot-otot perut mengembang untuk mengambil udara, udara di dalam tabung dipindahkan dalam bentuk grafik pada layar.

Sensor Tekanan Darah


Sebuah alat pengukur tekanan darah ditempatkan sekitar lengan. Alat ini mencatat perubahan-perubahan dalam tekanan darah dan dengan sebuah alat data tersebut dikirim dan dimunculkan dalam grafik.

Galvanic Skin Resistance


Alat ini digunakan untuk mengukur aktivitas elektro-dermal dan pada dasarnya adalah pengukur dari keringat di ujung jari anda. Ujung jari adalah salah satu daerah yang paling berpori pada tubuh dan indikasinya adalah jika kita berkeringat maka kita sedang dalam tekanan dan alami muncul di saat berbohong. Sebuah galvanometer akan dipasangkan pada dua ujung jari subjek pemeriksaan. Sensor ini akan mengukur kemampuan kulit untuk menghantarkan listrik. Ketika kulit terhidrasi (seperti dalam keadaan berkeringat), kulit dapat menghantarkan listrik jauh lebih mudah dibandingkan pada saat kulit kering dan semua data data ini tercatat pula di grafik.

Cara Kerja Alat Pendeteksi Kebohongan

Alat pendeteksi kebohongan pada dasarnya terdiri dari alat-alat medis yang digunakan untuk memantau perubahan yang terjadi dalam tubuh. Seseorang akan ditanya tentang suatu peristiwa atau kejadian tertentu, sedangkan para pemeriksa akan melihat bagaimana perubahan detak jantung, tekanan darah, laju pernapasan dan aktivitas elektro-dermal (keringat dari jari-jari tangan) yang dibandingkan dengan keadaan normal.


Perubahan pada parameter-parameter tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut sedang berbohong. Alat pendeteksi kebohongan akan menunjukan kebohongan pada sistem dalam bentuk gelombang. Bila seseorang sedang berbohong maka gelombang akan bergetar dengan cepat. Sebaliknya jika seseorang jujur, maka gelombang akan bergetar secara perlahan atau bahkan tidak bergetar.

Saat seseorang sedang dites menggunakan alat pendeteksi kebohongan, maka orang tersebut akan dipasangkan 4 sampai 6 sensor, dan dihubungkan dengan sebuah gambar grafik yang menunjukkan hasil-hasil dari pertanyaan yang diajukan. Sensor sensor tersebut biasanya merekam aktifitas seperti yang disebutkan di atas. Kadang-kadang alat pendeteksi kebohongan juga akan mencatat hal-hal seperti gerakan lengan dan kaki.

Ketika tes dengan alat pendeteksi kebohongan dimulai, sang penanya akan memberi 3 sampai 4 pertanyaan yang mudah dan sederhana dengan jawaban yang diketahui sebagai permulaan. Setelah itu beranjak ke pertanyaan berat yang kemudian indikatornya bisa ditampilkan dalam sebuah grafik naik turun mirip sebuah seismograph pada pencatat bencana alam gempa bumi.




Football News

 

© Copyright Fakta Unik Dunia 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.